Sorotan Panas India Open 2026: Perjalanan Dramatis Wakil Malaysia dan Kejutan di New Delhi
Turnamen bulutangkis prestisius YONEX-SUNRISE India Open 2026 telah sukses digelar di jantung kota New Delhi, India. Berlangsung meriah dari tanggal 13 hingga 18 Januari 2026 di kompleks olahraga ikonik Indira Gandhi Sports Complex, ajang ini menawarkan total hadiah uang tunai fantastis sebesar USD 950.000, menarik perhatian para pebulutangkis top dunia dan jutaan penggemar.
Asa Malaysia di Ganda Putri: Kilau Pearly Tan/Thinaah Muralitharan
Salah satu sorotan utama bagi penggemar bulutangkis, khususnya dari Malaysia, adalah performa gemilang pasangan ganda putri nomor satu mereka, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan. Duet tangguh ini menunjukkan semangat juang yang luar biasa sepanjang turnamen, memicu harapan tinggi dari para pendukung.
Pada babak perempat final, Jumat, 16 Januari 2026, Tan/Thinaah berhasil mengatasi perlawanan sengit dari wakil Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu. Bertanding di Indira Gandhi Sports Complex, mereka memetik kemenangan meyakinkan dalam dua gim langsung, dengan skor 33-an di salah satu gim, memastikan tiket ke babak semifinal.
Langkah Terhenti di Semifinal: Mimpi Juara Sirna
Namun, perjalanan impresif Tan/Thinaah harus terhenti di babak semifinal. Pada Sabtu, 16 Januari 2026, di Indira Gandhi Indoor Stadium, mereka menghadapi tantangan berat dari ganda putri Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Sayangnya, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan harus rela gigit jari setelah dibekuk oleh pasangan Jepang tersebut, mengubur asa mereka untuk meraih gelar juara India Open 2026. Kekalahan telak ini menjadi penutup pahit bagi perjuangan mereka di turnamen ini.
Dominasi Ganda Campuran Dunia dan Nasib Wakil Malaysia
Di sektor ganda campuran, kejutan juga terjadi dengan penampilan pasangan nomor satu dunia, Feng Yang Zhe dan Huang Dong Ping, yang menunjukkan dominasi mereka. Namun, bagi tim Malaysia, sektor ini menjadi salah satu yang paling mengecewakan. Setelah berbagai pertandingan sengit, wakil ganda campuran Malaysia harus ludes, atau kehabisan amunisi, tanpa satupun yang berhasil melaju jauh di turnamen ini.
Secara keseluruhan, India Open 2026 menjadi ajang yang penuh drama dan kejutan, terutama bagi kontingen Malaysia yang melihat ‘unggulan mereka menipis’ dan ‘kehabisan wakil’ di beberapa sektor krusial. Meskipun demikian, semangat kompetisi dan performa atlet-atlet terbaik dunia tetap menjadi tontonan menarik, menandai keberhasilan India Open 2026 sebagai salah satu turnamen bulutangkis paling dinanti di kalender BWF.


















