| Nama Pemain | Posisi | Poin yang Dihasilkan |
|---|---|---|
| Iana Shcherban | Outside Hitter | 19 Poin |
| Wilma Salas | Outside Hitter | 19 Poin |
| Megawati Hangestri | Opposite | 14 Poin |
| Total Trio Utama | – | 52 Poin |
Implikasi Klasemen dan Peta Persaingan Menuju Final Four
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Bandung bjb Tandamata. Pelatih Risco Herlambang tidak menutupi kekecewaannya atas performa anak asuhnya yang dianggap berada di bawah standar terbaik mereka (underperform). Masalah utama yang disorot adalah buruknya kualitas receive atau penerimaan bola pertama, yang mengakibatkan aliran bola ke pengatur serangan menjadi terhambat. Selain itu, dua pemain asing mereka, Anastasia Guerra dan Sonaly Cidrao, gagal menunjukkan taringnya dan seringkali melakukan kesalahan sendiri di saat-saat krusial. Kekalahan ini membuat posisi Bandung bjb Tandamata masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 9 poin dari hasil tiga kemenangan dan empat kekalahan. Risco mengakui bahwa jalan menuju empat besar kini menjadi lebih terjal, namun ia tetap optimis timnya bisa bangkit di sisa laga putaran kedua.
Berbanding terbalik dengan lawannya, Jakarta Pertamina Enduro kini semakin kokoh di peringkat kedua klasemen sementara Proliga 2026 dengan raihan 15 poin. Dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni, mereka berhasil mengemas lima kemenangan dan hanya dua kali kalah. Konsistensi permainan yang ditunjukkan oleh Tisya Amallya dan kawan-kawan menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain. Pelatih Bullent Karslioglu menyatakan bahwa kekompakan timnya terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Ia menekankan bahwa kunci kemenangan kali ini adalah kemampuan para pemain untuk tetap fokus dan tidak meremehkan lawan meskipun sedang unggul. Dengan performa yang terus menanjak, Jakarta Pertamina Enduro kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk memperebutkan gelar juara musim ini.
Kemenangan 3-0 ini ditutup pada set ketiga dengan skor 25-18. Meskipun sempat ada upaya perlawanan di awal set, Jakarta Pertamina Enduro yang sudah berada di atas angin tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Bandung bjb Tandamata untuk berkembang. Kapten Tisya Amallya mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat puas dengan hasil ini. Fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi dan fisik para pemain agar tetap prima menyongsong babak Final Four yang diprediksi akan jauh lebih berat. Dengan dukungan manajemen yang solid dan komposisi pemain yang merata antara talenta lokal seperti Megawati dan pemain asing kelas dunia, Jakarta Pertamina Enduro telah membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut disegani di kancah voli nasional tahun ini.
















