Kedatangan mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, ke skuad Persib Bandung telah mengukuhkan dominasi pemain asal Prancis di tim kebanggaan Bobotoh tersebut. Keputusan strategis ini tidak hanya menambah kental nuansa Prancis di bawah asuhan pelatih Bojan Hodak, tetapi juga disambut dengan antusiasme tinggi oleh Andrew Jung, satu-satunya pemain Prancis sebelumnya di tim. Jung, yang kini memiliki rekan senegara, memandang rekrutmen Kurzawa sebagai langkah monumental yang akan memberikan dampak signifikan bagi Maung Bandung, mengungkapkan bahwa komunikasi rahasia telah terjalin sebelum kepindahan resmi sang bek kiri ikonik tersebut ke Indonesia, yang mencakup pertanyaan mendalam mengenai seluk-beluk Persib dan atmosfer sepak bola nasional.
Keputusan manajemen Persib Bandung untuk merekrut pemain dengan rekam jejak mentereng seperti Layvin Kurzawa mendapatkan apresiasi penuh dari Andrew Jung. Jung secara eksplisit menyatakan kekagumannya terhadap keputusan tersebut, menekankan bahwa mendatangkan pemain berprofil tinggi seperti Kurzawa merupakan sebuah pencapaian luar biasa bagi klub berjuluk Maung Bandung. Ia meyakini bahwa pengalaman luas Kurzawa di kancah sepak bola Eropa, khususnya saat membela klub-klub raksasa seperti AS Monaco dan Paris Saint-Germain (PSG), akan menjadi katalisator penting dalam meningkatkan mentalitas dan kualitas permainan tim secara keseluruhan. Pengakuan Jung ini menggarisbawahi betapa besar dampak yang diharapkan dari kehadiran pemain sekaliber Kurzawa, yang sebelumnya hanya bisa ia saksikan melalui layar kaca.
“Dulu Hanya Lihat di TV”: Andrew Jung Mengagumi Profil Layvin Kurzawa
Andrew Jung tidak bisa menyembunyikan rasa takjubnya ketika membicarakan kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung. Ia mengungkapkan bahwa selama ini, Kurzawa hanyalah sosok yang ia lihat bermain di televisi, sebuah gambaran yang menunjukkan betapa besarnya perbedaan level dan pengalaman antara keduanya sebelum Kurzawa memutuskan untuk bergabung dengan tim yang sama. “Ini sangat bagus bagi tim karena dia adalah pemain besar. Dia pernah bermain di Monaco, Paris Saint-Germain, itu gila! Sebelumnya saya hanya melihat dia di televisi,” ujar Jung dengan nada penuh kekaguman setelah sesi latihan yang berlangsung di Lapangan Pendamping Stadion GBLA pada hari Selasa, 27 Januari 2026. Pernyataan ini secara gamblang menggambarkan bagaimana profil dan sejarah panjang Kurzawa di sepak bola Eropa, terutama bersama dua klub elit Prancis, telah menempatkannya sebagai figur yang sangat dihormati oleh rekan setimnya yang berasal dari negara yang sama.
Rekam jejak Layvin Kurzawa memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebelum memutuskan untuk merajut karier di Indonesia bersama Persib Bandung, Kurzawa telah mengukir nama di berbagai klub ternama di Eropa. Ia pernah berseragam Fulham, sebuah klub yang berkompetisi di liga kasta tertinggi Inggris. Lebih signifikan lagi, ia menghabiskan periode yang cukup lama dan berkesan di Paris Saint-Germain (PSG), di mana ia sempat berbagi ruang ganti dengan beberapa mega bintang sepak bola dunia, termasuk Neymar. Pengalaman bermain di level tertinggi bersama klub-klub dengan tekanan dan ekspektasi besar ini menjadi modal berharga yang diharapkan dapat ditularkan kepada para pemain Persib lainnya, sekaligus meningkatkan daya saing tim dalam menghadapi kompetisi domestik maupun internasional.
Bocoran Komunikasi Rahasia: Percakapan Pribadi Sebelum Kepindahan Resmi
Menariknya, Andrew Jung membocorkan bahwa komunikasi antara dirinya dan Layvin Kurzawa tidak hanya terbatas pada sapaan di ruang ganti atau percakapan umum. Ternyata, sebelum Kurzawa secara resmi menginjakkan kaki di Indonesia dan menandatangani kontrak dengan Persib, ia telah menjalin komunikasi pribadi dengan Jung. Dalam percakapan rahasia ini, Kurzawa menunjukkan minat yang mendalam untuk mengetahui lebih banyak tentang Persib Bandung dan atmosfer sepak bola di Indonesia secara umum. Ia melontarkan berbagai pertanyaan kepada Jung, mencari informasi dari sumber yang dianggapnya terpercaya dan memiliki pemahaman langsung mengenai klub dan lingkungan barunya.
“Dia berbicara dengan saya dan menanyakan banyak hal, itu bagus,” ungkap Jung, mengonfirmasi adanya percakapan intensif tersebut. Ia menambahkan bahwa dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan Kurzawa, ia berusaha memberikan informasi yang jujur dan relevan. “Saya menjawab jujur sesuai dengan apa yang perlu saya katakan, dan akhirnya dia memutuskan datang,” ucapnya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa masukan dan pandangan dari Andrew Jung memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan Kurzawa. Percakapan pribadi ini menjadi jembatan informasi krusial, membantu Kurzawa mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan meyakinkan sebelum membuat keputusan besar untuk bergabung dengan Persib Bandung, sebuah langkah yang menandai babak baru dalam karier sepak bolanya.
Persiapan Krusial untuk Putaran Kedua Liga 1 dan AFC Champions League Two
Meskipun pengumuman resmi mengenai kedatangan Layvin Kurzawa telah dilakukan, para penggemar Persib harus sedikit bersabar untuk melihat aksi perdananya di lapangan. Terpantau, Kurzawa belum sempat mengikuti sesi latihan perdana bersama skuad Pangeran Biru. Hal ini wajar mengingat proses adaptasi dan administrasi yang mungkin masih berlangsung. Namun, perannya di tim sudah sangat jelas. Bek kiri berpengalaman ini diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama pertahanan Persib Bandung. Kehadirannya diharapkan dapat memperkokoh lini belakang tim, terutama dalam menghadapi tantangan berat di putaran kedua Liga 1 musim 2025/2026. Lebih dari itu, Kurzawa juga dipersiapkan untuk memperkuat tim dalam ajang bergengsi AFC Champions League Two, sebuah kompetisi yang menjadi ajang pembuktian kualitas Persib di kancah Asia.


















