- Leeds United 3-1 Nottingham Forest: Dominasi tuan rumah lewat gol Bogle, Okafor, dan Calvert-Lewin.
- Manchester United 2-0 Tottenham Hotspur: Kemenangan krusial Setan Merah di Old Trafford.
- Fulham 1-2 Everton: The Toffees berhasil mencuri poin penuh di London.
- Burnley 0-2 West Ham United: The Hammers tampil solid di Turf Moor.
- Arsenal 3-0 Sunderland: The Gunners menjaga marwah pemimpin klasemen.
- Wolves 1-3 Chelsea: Showmanship Cole Palmer dengan torehan tiga gol.
- Bournemouth 1-1 Aston Villa: Berbagi angka di Vitality Stadium.
- Newcastle United 2-3 Brentford: Kekalahan mengejutkan The Magpies di kandang sendiri.
- Liverpool 1-2 Manchester City: Comeback dramatis yang mengubah peta persaingan juara.
- Brighton 0-1 Crystal Palace: Kemenangan perdana The Eagles di tahun 2026.
Dengan hasil-hasil tersebut, klasemen Liga Inggris kini menunjukkan persaingan yang semakin mengerucut pada Arsenal dan Manchester City di posisi dua teratas. Keberhasilan Crystal Palace memutus tren negatif 12 laga tanpa kemenangan juga menjadi sorotan tersendiri, membawa mereka naik ke peringkat 12 dengan 32 poin. Namun, fokus utama seluruh pecinta sepak bola dunia dipastikan tertuju pada bagaimana Arsenal merespons ancaman terbuka dari Pep Guardiola dalam pekan-pekan mendatang, di mana setiap pertandingan kini memiliki bobot layaknya sebuah partai final bagi kedua kandidat juara tersebut.
| Posisi | Klub | Main | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 25 | 61 | +35 |
| 2 | Manchester City | 25 | 55 | +28 |
| 3 | Chelsea | 25 | 49 | +15 |
| 4 | Manchester United | 25 | 47 | +12 |
Kesimpulan dari pekan ini adalah bahwa perburuan gelar juara Liga Inggris masih sangat terbuka lebar. Manchester City telah membuktikan bahwa mereka memiliki mentalitas untuk bangkit dari situasi sulit, sementara Pep Guardiola telah menebar perang urat saraf yang bisa mempengaruhi performa Arsenal. Dengan kembalinya para pemain kunci dari ruang perawatan, Manchester City siap melakukan sprint terakhir untuk menyalip rival mereka. Di sisi lain, Arsenal harus mampu menjaga konsistensi mereka jika tidak ingin trofi yang sudah di depan mata kembali direbut oleh kekuatan dominan dari Manchester tersebut.

















