Perebutan pole position MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram diprediksi akan menjadi panggung bagi Marc Marquez untuk mengukir sejarah baru. Pembalap Ducati Lenovo Team ini, yang dikenal dengan performa agresifnya, bukan hanya menjadi favorit kuat untuk start terdepan, tetapi juga berpeluang mencetak rekor back-to-back pole position di sirkuit ikonik Thailand tersebut. Meskipun dihadapkan pada tantangan fisik pasca-cedera dan beberapa insiden dalam sesi latihan, Marquez tetap menjadi ancaman serius bagi para rivalnya, termasuk Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing, yang bahkan secara terbuka mengakui kehebatan dan pengalaman Marquez.
Marquez Berpotensi Cetak Rekor Bersejarah di Buriram
Sesi kualifikasi MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, yang dijadwalkan pada Sabtu (28/2) pukul 10.50 WIB, menjadi momen krusial dalam menentukan starting grid. Sejumlah nama besar diprediksi akan bersaing ketat untuk merebut posisi terdepan, termasuk Marco Bezzecchi, Marc Marquez, Alex Marquez, Francesco Bagnaia, dan Jorge Martin. Dari deretan nama tersebut, hanya Alex Marquez yang belum pernah merasakan sensasi pole position di MotoGP Thailand sejak sirkuit ini pertama kali menggelar balapan pada tahun 2018. Namun, sorotan utama dalam perebutan pole position kali ini tertuju pada kakak Alex Marquez, yakni Marc Marquez. Pembalap veteran berusia 33 tahun ini memiliki peluang emas untuk menorehkan rekor bersejarah di Buriram. Berdasarkan catatan resmi MotoGP, Marc Marquez adalah satu-satunya pembalap yang berhasil meraih lebih dari satu kali pole position di MotoGP Thailand sejak 2018. Prestasi gemilang ini ia raih pada edisi 2018 dan 2025. Sementara itu, seri-seri lainnya dimenangkan secara bergantian oleh Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia. Dengan performa impresifnya di musim lalu, Marquez kini berambisi untuk memperpanjang dominasinya dan menjadi pembalap pertama yang meraih back-to-back pole position di MotoGP Thailand, asalkan ia mampu tampil tercepat dalam sesi kualifikasi. Peluang ini semakin terbuka lebar mengingat Marquez berhasil mengamankan posisi terdepan pada GP Thailand 2025. Kemampuannya dalam memaksimalkan potensi motor Desmosedici GP26 tidak perlu diragukan lagi, bahkan ketika kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih pasca-kecelakaan di Mandalika tahun lalu, serta insiden yang dialaminya dalam tiga sesi tes pramusim di Buriram akhir pekan lalu. Ia tetap menjadi musuh yang patut diperhitungkan oleh seluruh kompetitornya.
Rival Akui Kehebatan Marquez Meski Terkendala Fisik
Keperkasaan Marc Marquez dalam menghadapi tantangan di lintasan, bahkan ketika kondisi fisiknya belum prima, tak luput dari perhatian para rivalnya. Salah satunya adalah pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, yang secara terbuka memberikan pujian dan “mengangkat topi” atas kualitas yang ditunjukkan oleh Marquez. Bezzecchi, yang akrab disapa Bez, sendiri menunjukkan performa yang menjanjikan pada hari pertama rangkaian balap GP Thailand, Jumat (27/2), dengan mencatatkan waktu terbaik pada sesi FP1 dan sesi latihan lainnya. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap Marquez, “Marc (Marquez) adalah pembalap paling berpengalaman dan yang paling banyak menang. Sejak tahun lalu, kita semua telah melihat bahwa bahkan ketika dia tidak dalam kondisi terbaiknya pada hari Jumat, dia masih berhasil finis di depan,” ujar Bezzecchi, seperti dikutip dari laman Motosan. Pengakuan ini semakin menegaskan status Marquez sebagai salah satu pembalap yang paling dihormati dan ditakuti di MotoGP. Bezzecchi melanjutkan, “Itulah mengapa saya menganggapnya sebagai favorit. Meskipun begitu, saya berharap bisa cepat juga dan mampu bertarung dengannya dan yang lainnya.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa persaingan antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi di balapan pembuka MotoGP 2026 ini diprediksi akan berlangsung sengit dan menarik, menampilkan duel antara pengalaman dan talenta muda yang sedang naik daun.
Analisis Performa dan Statistik Pole Position MotoGP Thailand
Sirkuit Internasional Chang, Buriram, telah menjadi saksi bisu berbagai drama dan kejutan dalam sejarah MotoGP Thailand. Sejak pertama kali menggelar balapan pada tahun 2018, sirkuit sepanjang 4,554 kilometer ini telah menyaksikan pergantian pembalap yang berhasil merebut pole position. Data historis menunjukkan pola menarik terkait siapa yang berhasil memulai balapan dari posisi terdepan:
- GP Thailand 2018: Marc Marquez
- GP Thailand 2019: Fabio Quartararo
- GP Thailand 2022: Marco Bezzecchi
- GP Thailand 2023: Jorge Martin
- GP Thailand 2024: Francesco Bagnaia
- GP Thailand 2025: Marc Marquez
Dari data ini, terlihat bahwa Marc Marquez adalah satu-satunya pembalap yang berhasil meraih pole position lebih dari satu kali, yaitu pada tahun 2018 dan 2025. Hal ini memperkuat prediksinya untuk kembali menjadi kandidat kuat pada edisi 2026. Menariknya, statistik juga menunjukkan korelasi antara pole position dengan kemenangan di balapan utama MotoGP Thailand. Dari enam kali seri yang telah digelar di Buriram, empat di antaranya dimenangkan oleh pembalap yang memulai balapan dari posisi terdepan. Kemenangan tersebut diraih oleh Marc Marquez pada edisi 2018 dan 2025, Jorge Martin pada 2023, dan Francesco Bagnaia pada 2024. Angka ini mengindikasikan bahwa lebih dari 50% peluang untuk meraih kemenangan di Sirkuit Buriram sangat terbuka bagi pembalap yang berhasil mengamankan pole position. Statistik pemenang balapan utama MotoGP Thailand sejak 2018 adalah sebagai berikut:
- GP Thailand 2018: Marc Marquez
- GP Thailand 2019: Marc Marquez
- GP Thailand 2022: Miguel Oliveira
- GP Thailand 2023: Jorge Martin
- GP Thailand 2024: Francesco Bagnaia
- GP Thailand 2025: Marc Marquez
Data ini semakin memperkuat argumen bahwa performa impresif di sesi kualifikasi, khususnya meraih pole position, memiliki dampak signifikan terhadap hasil akhir balapan di Sirkuit Buriram.

















