BANDUNG, INDONESIA – Untuk kesekian kalinya, Persib Bandung, raksasa sepak bola Indonesia yang berjuluk Pangeran Biru, berhasil menarik perhatian media-media terkemuka di Eropa. Kejutan yang datang bukan dari performa di lapangan hijau semata, melainkan dari manuver transfer yang berani dan ambisius. Klub kebanggaan Jawa Barat ini kembali membuat gebrakan dengan kabar negosiasi yang melibatkan Layvin Kurzawa, seorang bek kiri yang pernah memperkuat raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), serta memiliki catatan caps bersama Tim Nasional Prancis.
Ketertarikan Persib terhadap pemain berkaliber Eropa “grade A” bukanlah fenomena baru. Klub ini memiliki sejarah dalam mendatangkan nama-nama besar yang pernah merumput di liga-liga top dunia. Puncak dari ambisi tersebut terlihat jelas pada tahun 2017 ketika Persib sukses merekrut Michael Essien. Essien, seorang gelandang legendaris yang pernah menjadi pilar Chelsea dan Real Madrid, serta memenangkan Liga Champions UEFA, kehadirannya di Liga 1 Indonesia saat itu mengguncang jagat sepak bola Asia Tenggara. Transfer Essien bukan hanya sekadar penambahan kekuatan tim, melainkan sebuah pernyataan tegas dari Persib tentang ambisi global mereka, sekaligus mengangkat citra Liga 1 di mata internasional. Kini, dengan upaya mendekati Kurzawa, Persib kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi menarik bagi para pemain bintang, bahkan di tengah persaingan ketat pasar transfer global. Upaya ini juga sejalan dengan tren yang menunjukkan peningkatan daya tarik sepak bola Indonesia, di mana nama-nama dengan koneksi ke pemain top dunia mulai bermunculan, seperti Eliano yang merupakan adik dari Tijjani Reijnders (Manchester City) dan Luciano Guaycochea, sepupu dari bintang Timnas Argentina, Alexis Mac Allister, yang disebut-sebut akan meramaikan Super League 2025/2026.
Sorotan Media Prancis: Analisis Mendalam dari Foot Mercato
Kabar negosiasi dengan Layvin Kurzawa secara khusus memicu rasa penasaran yang mendalam dari media Prancis. Salah satu outlet terkemuka, Foot Mercato, memberikan ulasan komprehensif mengenai fenomena Persib ini. Mereka melihat Persib bukan sekadar klub biasa, melainkan sebuah entitas yang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi menarik bagi para pemain dari Eropa yang mencari tantangan baru atau lingkungan yang berbeda. Foot Mercato secara eksplisit menyatakan bahwa pilihan untuk bergabung dengan Persib, meskipun pada awalnya terdengar mengejutkan bagi sebagian pengamat Eropa yang kurang familiar dengan lanskap sepak bola Asia, sejatinya sangat relevan dengan konteks olahraga yang spesifik.


















