Michael Carrick Resmi Kembali ke Manchester United: Misi Penyelamatan hingga 2026
Manchester United secara resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih kepala baru untuk memimpin tim hingga akhir musim 2025/26. Penunjukan ini dilakukan menyusul pemecatan Ruben Amorim pada 5 Januari lalu, di tengah situasi krisis performa yang melanda Setan Merah. Manajemen klub bergerak cepat memilih Carrick sebagai figur transisional yang diharapkan mampu menstabilkan ruang ganti dan menjaga arah kompetisi tim tetap berada di jalur yang benar.
Bagi pelatih berusia 44 tahun tersebut, kembali ke Old Trafford merupakan momen emosional yang ia gambarkan seperti pulang ke rumah sendiri. Carrick menegaskan bahwa komitmennya terhadap klub tidak akan berubah, terlepas dari durasi kontrak yang diberikan. Ia menyatakan kesiapannya untuk segera bekerja dan memberikan segalanya demi mengangkat performa tim yang tengah terpuruk.
Tantangan Besar dan Target Liga Champions
Tugas yang diemban Carrick tergolong berat. Saat ini, Manchester United sedang mengalami tren negatif dengan hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Meskipun situasi internal sedang sulit, manajemen klub tetap mematok target tinggi bagi sang pelatih baru, yakni membawa tim finis di posisi empat besar guna mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Kondisi ini semakin menantang karena manajemen dikabarkan memutuskan untuk tidak melakukan belanja pemain baru pada bursa transfer kali ini. Carrick diminta untuk memaksimalkan skuad yang ada dan mengoptimalkan sumber daya pemain yang tersedia. Pihak klub percaya bahwa dengan materi pemain saat ini, United masih memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi asalkan berada di bawah arahan taktik yang tepat.
Dukungan Wayne Rooney dan Prospek Jangka Panjang
Keputusan menunjuk Carrick mendapat dukungan penuh dari mantan rekan setimnya, Wayne Rooney. Rooney menilai bahwa Carrick adalah sosok yang paling tepat untuk menyelamatkan musim Manchester United karena pemahamannya yang mendalam terhadap budaya dan filosofi klub. Kehadiran Carrick diharapkan mampu mengembalikan identitas permainan Setan Merah yang sempat hilang dalam beberapa bulan terakhir.
Meskipun saat ini statusnya adalah pelatih untuk jangka menengah, Carrick memberikan sinyal bahwa dirinya terbuka untuk bertahan lebih lama di Old Trafford. Ia mengungkapkan kemungkinan untuk tetap memimpin tim bahkan setelah musim 2025/26 berakhir, tergantung pada perkembangan dan prestasi yang diraih tim selama masa kepemimpinannya. Fokus utamanya saat ini adalah membuktikan bahwa ia siap memikul tanggung jawab besar sebagai nakhoda di teater impian.
“Yang bisa saya katakan hanyalah saya merasa siap dan saya sangat menantikan untuk mulai bekerja sebagai pelatih kepala Manchester United,” pungkas Carrick dengan penuh optimisme.


















