Kekecewaan mendalam menyelimuti penjaga gawang Persib Bandung, Adam Przybek, seiring dengan tersingkirnya klub dari ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Kepulangan Przybek ke Wales, yang awalnya direncanakan karena urusan keluarga, kini bertepatan dengan berakhirnya peluangnya untuk tampil di sisa musim kompetisi domestik. Keputusan manajemen Persib untuk hanya mendaftarkan pemain asal Wales tersebut di kompetisi Asia, ditambah dengan eliminasi tim dari ACL 2, secara efektif menutup pintu bagi Przybek untuk menambah jam terbangnya di musim ini. Situasi ini menimbulkan rasa frustrasi yang tak terbendung bagi sang kiper, yang sebelumnya telah menikmati masa-masanya di luar lapangan di Kota Bandung.
Nasib Adam Przybek Terkatung-katung Pasca Tersingkir dari ACL 2
Perjalanan Adam Przybek bersama Persib Bandung di musim 2025/2026 tampaknya akan berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan. Keputusan strategis manajemen Persib untuk hanya mendaftarkan kiper asal Wales ini dalam kuota pemain asing untuk AFC Champions League Two (ACL 2) kini berbuah pahit. Kekalahan Persib dari Ratchaburi FC di babak 16 besar ACL 2 secara otomatis mengakhiri partisipasi mereka di kancah Asia, dan yang lebih krusial bagi Przybek, menutup seluruh peluangnya untuk bermain di sisa kompetisi Super League musim ini. Keterbatasan kuota pemain asing di liga domestik menjadi alasan utama mengapa nama Przybek tidak terdaftar untuk putaran kedua Super League, sebuah keputusan yang kini terasa sangat memukul bagi sang pemain.
Meskipun pelatih Bojan Hodak sempat menawarkan opsi agar Przybek tetap bisa berkontribusi di kompetisi Asia, takdir berkata lain. Kegagalan Persib melaju lebih jauh di ACL 2 membuat Przybek kini berada dalam posisi yang sulit. Pemain berusia 25 tahun ini menyatakan rasa frustrasinya atas situasi yang dihadapinya, namun ia juga menunjukkan sikap profesionalisme dengan menerima keputusan pelatih. “Ya ini sepak bola, saya frustasi tapi sudah menjadi keputusan dari pelatih untuk mencabut saya dari tim skuad dan saya harus mengikuti ini,” ungkap Przybek pada Sabtu (21/2/2026). Pengakuan ini menyoroti dilema yang dihadapi Przybek, di mana ambisi untuk bermain secara reguler harus terbentur oleh regulasi dan hasil tim.
Kepulangan ke Wales dan Prospek Masa Depan yang Belum Jelas
Dengan berakhirnya peluang bermain di Persib, Adam Przybek kini bersiap untuk kembali ke kampung halamannya di Wales. Kepulangan ini, yang semula direncanakan karena urusan keluarga, kini menjadi momen yang bertepatan dengan berakhirnya musim kompetisinya di Indonesia. Przybek mengungkapkan bahwa ia belum memiliki rencana pasti mengenai masa depannya setelah menyelesaikan kontraknya dengan Persib. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk tetap berada di Bandung hingga kontraknya berakhir, meskipun tidak lagi menjadi bagian dari tim inti yang berlaga.
Pengalaman Przybek di Bandung diakui cukup berkesan, terutama di luar lapangan. Ia menikmati hari-harinya di Kota Kembang, meskipun performanya di atas lapangan tidak sesuai dengan ekspektasinya. “Ya berjalan cukup bagus di luar lapangan, kalau di luar lapangan saya menikmatinya. Tapi di dalam lapangan, saya rasa tidak,” tuturnya. Pernyataan ini mengindikasikan adanya rasa ketidakpuasan terhadap kesempatan bermain yang minim, yang semakin diperparah dengan tersingkirnya Persib dari ACL 2.
Kembalinya I Made Wirawan dan Doa untuk Rekan Setim
Situasi Adam Przybek yang tersingkir dari skuad kompetisi domestik membuka kembali pintu bagi kiper senior Persib, I Made Wirawan. Pria yang pada tahun 2023 memutuskan untuk gantung sepatu dan beralih menjadi asisten pelatih kiper, kini kembali didaftarkan sebagai kiper ketiga Persib untuk putaran kedua Super League. Bersama Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana, Made Wirawan akan menjadi garda pertahanan terakhir bagi Maung Bandung di sisa musim. Przybek pun menyampaikan doa terbaiknya bagi rekan-rekan setimnya di Persib.
“Saya hanya mendoakan yang terbaik bagi mereka di sisa musim ini,” ucap Przybek. Sikap ini menunjukkan profesionalisme dan sportivitas yang tinggi dari Przybek, meskipun ia sendiri harus menghadapi kenyataan pahit.
Bojan Hodak Tunggu Keputusan Akhir
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa nasib Adam Przybek di masa mendatang masih belum dapat dipastikan. Hodak memilih untuk fokus menyelesaikan musim ini dengan target meraih gelar juara ketiga berturut-turut. Ia membenarkan bahwa Przybek hanya didaftarkan untuk ACL 2 dan kepulangannya ke Wales sudah diketahui sebelumnya karena urusan keluarga. “Jadi kita lihat nanti, apakah dia akan lanjut atau tidak,” pungkas Hodak. Pernyataan ini menyisakan ruang bagi spekulasi mengenai kelanjutan karier Przybek di Persib, yang sangat bergantung pada evaluasi akhir musim dan keputusan manajemen klub.

















