Dalam sebuah pertarungan sengit yang mengukuhkan dominasi di kasta tertinggi sepak bola nasional, Persib Bandung berhasil menaklukkan Malut United dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan krusial ini, yang terjadi pada Jumat malam, 6 Februari 2026, di markas kebanggaan mereka, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tidak hanya menambah koleksi tiga poin vital bagi Pangeran Biru, tetapi juga secara signifikan memantapkan posisi mereka di puncak klasemen Super League 2025/26. Dua gol penentu yang lahir dari kaki Thom Haye dan Saddil Ramdani menjadi saksi bisu bagaimana Persib terus menjaga jarak dari para pesaing terdekatnya, menjaga asa kuat untuk meraih gelar juara musim ini.
Dominasi Pangeran Biru di Gelora Bandung Lautan Api
Atmosfer elektrik menyelimuti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat malam yang dingin, 6 Februari 2026, ketika ribuan bobotoh memadati tribun untuk menyaksikan tim kesayangan mereka, Persib Bandung, berhadapan dengan Malut United dalam laga pekan ke-20 Super League 2025/26. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persib langsung menunjukkan intensitas tinggi dan kontrol penuh atas jalannya pertandingan. Bermain di hadapan pendukung setia mereka, Pangeran Biru tampil dominan, melancarkan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan Malut United yang rapat.
Kubu Malut United, meskipun menghadapi tekanan berat, juga menunjukkan perlawanan gigih dengan sesekali melancarkan serangan balik cepat yang mengancam. Namun, solidnya lini belakang Persib yang digalang oleh duet bek tengah tangguh berhasil meredam setiap upaya lawan. Pertahanan Malut United akhirnya goyah pada menit ke-36. Sebuah penetrasi berbahaya dari penyerang Persib di kotak terlarang berujung pada pelanggaran yang tak terhindarkan, memaksa wasit menunjuk titik putih. Thom Haye, gelandang Tim Nasional Indonesia yang dikenal dengan ketenangannya, maju sebagai eksekutor. Dengan percaya diri, ia melepaskan tendangan penalti yang akurat dan tak terbendung, menembus jala gawang Malut United dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persib. Gol ini disambut gegap gempita oleh para pendukung, memberikan suntikan moral yang besar bagi tim tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan serangannya. Mereka terus berupaya mencari gol tambahan untuk mengamankan kemenangan. Malut United, yang tertinggal satu gol, mencoba meningkatkan tempo permainan dan lebih agresif dalam menyerang. Namun, upaya mereka selalu kandas di hadapan pertahanan Persib yang disiplin. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir dan Malut United semakin gencar menekan untuk mencari gol penyama kedudukan, Persib justru berhasil memanfaatkan celah yang terbuka. Pada menit ke-87, sebuah skema serangan balik cepat yang dibangun dengan apik berhasil dieksekusi dengan sempurna. Bola jatuh ke kaki Saddil Ramdani yang berada di posisi strategis. Dengan sepakan keras dan terarah, Saddil berhasil menjebol gawang Malut United untuk kedua kalinya, mengunci kemenangan Persib dengan skor 2-0. Gol ini tidak hanya memastikan tiga poin bagi Pangeran Biru, tetapi juga memupus harapan Malut United untuk mencuri poin di Bandung.
Peran Vital Bintang Lapangan: Thom Haye dan Saddil Ramdani
Kemenangan Persib atas Malut United tak lepas dari kontribusi gemilang dua pahlawan utama, Thom Haye dan Saddil Ramdani. Thom Haye, yang baru bergabung dengan Persib musim ini dan langsung menjadi pilar penting di lini tengah, menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang kelas atas. Sebagai seorang gelandang Tim Nasional Indonesia, pengalamannya sangat terasa dalam mengatur tempo permainan, mendistribusikan bola, serta menjadi jembatan antara lini belakang dan depan. Gol penaltinya pada menit ke-36 adalah bukti ketenangan dan kemampuannya dalam menghadapi situasi krusial, memberikan keunggulan awal yang sangat dibutuhkan tim.
Sementara itu, Saddil Ramdani membuktikan dirinya sebagai pemain sayap yang berbahaya dengan golnya di menit ke-87. Gol ini bukan sekadar pelengkap, melainkan sebuah penutup yang sempurna, lahir dari kecepatan dan insting menyerangnya yang tajam. Kontribusi Saddil, yang datang di saat krusial, mematikan semangat juang Malut United dan memastikan Persib meraih kemenangan penuh. Keduanya, dengan peran dan karakteristik yang berbeda, bersatu padu menjadi motor penggerak kemenangan Pangeran Biru di pekan ke-20 ini, menegaskan status mereka sebagai pemain kunci dalam skuad asuhan pelatih Bojan Hodak.
Mengukuhkan Singgasana: Analisis Klasemen Super League

















