SURAKARTA, 21 Januari 2026 – Persis Solo secara resmi mengumumkan kedatangan bek tangguh berlabel Tim Nasional Indonesia U-19, Kadek Raditya Maheswara, pada Rabu, 21 Januari 2026. Transfer strategis ini menandai langkah krusial bagi Laskar Sambernyawa dalam upaya memperkuat lini pertahanan mereka menjelang putaran kedua kompetisi Super League musim 2025/2026 yang penuh tantangan. Kadek Raditya didatangkan dari klub raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya, dengan harapan besar untuk membawa stabilitas dan soliditas di jantung pertahanan Persis Solo yang sedang berjuang di papan bawah klasemen. Pengumuman ini disambut antusias oleh manajemen klub dan para suporter, yang mengharapkan sentuhan magis dari pemain berusia 26 tahun ini. Melalui pernyataan resmi, Persis Solo menegaskan optimisme mereka: “Bergabung untuk memberi jaminan aman di sektor pertahanan. Selamat datang di Surakarta, Kadek Raditya!” Pernyataan ini tidak hanya sekadar ucapan selamat datang, melainkan sebuah penegasan akan peran vital yang diemban Kadek dalam misi penyelamatan tim dari ancaman degradasi, mencerminkan kebutuhan mendesak akan pengalaman dan kualitas di lini belakang.
Perekrutan Kadek Raditya ke Persis Solo diwujudkan melalui skema pinjaman, sebuah langkah yang umum dalam bursa transfer pertengahan musim untuk pemain yang membutuhkan lebih banyak menit bermain atau klub yang mencari solusi cepat. Kadek sendiri telah menjadi bagian dari skuad Persebaya Surabaya sejak didatangkan pada tahun 2023. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, terutama di musim 2025/2026 ini, ia menghadapi persaingan yang sangat ketat di lini pertahanan Bajul Ijo. Nama-nama lain di Persebaya kerap menjadi pilihan utama pelatih, menyebabkan Kadek lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Statistiknya di musim ini sangat mencolok: dari total 19 pertandingan yang telah dilakoni Persebaya di Super League 25/26, Kadek Raditya hanya mendapatkan kesempatan bermain dalam tiga pertandingan saja, dengan akumulasi waktu bermain yang sangat minim, yakni hanya 79 menit. Kondisi ini tentu menjadi motivasi kuat bagi sang pemain untuk mencari tantangan baru dan menit bermain yang lebih konsisten demi menjaga performa dan karier profesionalnya.
Tugas yang menanti Kadek Raditya di Persis Solo bukanlah hal yang mudah. Laskar Sambernyawa saat ini berada dalam situasi genting, terperosok di zona degradasi Super League 2025/2026. Ancaman turun kasta ke Liga 2 bukan hanya berdampak pada gengsi klub, tetapi juga implikasi finansial dan moral yang besar. Namun, dengan mentalitas seorang profesional sejati, Kadek Raditya dengan tegas menyatakan bahwa kondisi sulit tersebut tidak akan menjadi beban baginya. “Saya tahu di PERSIS saat ini dalam situasi kurang baik (di dalam klasemen). Ini bukan hal mudah, tetapi saya paham dan tidak menjadikan ini sebagai beban untuk saya,” ujar Kadek, sebagaimana dikutip dari situs resmi Persis Solo pada hari yang sama. Ia menambahkan, “Dan saya ingin membawa PERSIS ke posisi yang lebih baik.” Pernyataan ini menunjukkan kematangan mental dan komitmen yang kuat dari Kadek, yang siap menghadapi tekanan dan berjuang bersama tim untuk mengangkat posisi Persis Solo dari jurang degradasi, menjadikannya harapan baru bagi para suporter dan jajaran manajemen klub.


















