Perebutan puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025-2026 semakin memanas setelah PSS Sleman berhasil mengamankan kemenangan krusial atas Persipura Jayapura dengan skor 2-0. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB, tidak hanya mengukuhkan posisi PSS Sleman di papan atas, tetapi juga memicu pergeseran signifikan dalam peta persaingan. Kemenangan ini membawa “Super Elang Jawa” mengoleksi total 42 poin, cukup untuk menggusur “Mutiara Hitam” dari posisi teratas klasemen. Sementara itu, Barito Putera, yang kini menduduki peringkat ketiga dengan 37 poin, memiliki peluang emas untuk memperkecil jarak dengan para pesaingnya jika mampu meraih tiga poin penuh saat menjamu Kendal Tornado FC di kandang pada Minggu (22/2/2026) malam. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat ambisi kedua tim untuk mengamankan posisi strategis demi tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
PSS Sleman Kokoh di Puncak, Persipura Tergeser
Kemenangan PSS Sleman atas Persipura Jayapura bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sebuah pernyataan dominasi di pekan ke-20 Pegadaian Championship. Gol-gol yang dicetak oleh Gustavo Tocantins pada menit ke-45+5′ dan Arda Alfareza pada menit ke-69′ menjadi bukti ketajaman lini serang tim tuan rumah. Gol Tocantins, yang dicetak sesaat sebelum jeda babak pertama, memberikan momentum berharga bagi PSS Sleman, sementara gol Alfareza di paruh kedua pertandingan semakin membenamkan harapan Persipura untuk mencuri poin di kandang lawan. Dengan tambahan tiga poin ini, PSS Sleman kini mengoleksi total 42 poin, menjauh dari kejaran tim-tim lain. Keberhasilan ini tidak hanya mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen Grup Timur, tetapi juga memberikan tekanan psikologis kepada para pesaingnya, termasuk Persipura yang harus rela turun ke peringkat kedua.

Sebelumnya, Persipura Jayapura sempat bercokol di puncak klasemen dengan raihan 40 poin. Namun, kekalahan di Maguwoharjo membuat mereka tertahan di angka tersebut dan harus merelakan posisi teratas kepada PSS Sleman. Pergeseran ini menegaskan bahwa persaingan di papan atas Grup Timur sangat dinamis dan setiap pertandingan memiliki arti penting. Bagi Persipura, kekalahan ini menjadi evaluasi penting untuk segera bangkit dan memperbaiki performa di sisa pertandingan agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan tiket promosi.
Barito Putera Hadapi Laga Krusial Demi Jaga Momentum
Di sisi lain, Barito Putera tengah bersiap menghadapi laga krusial melawan Kendal Tornado FC di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) malam, pukul 21.30 Wita. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi “Laskar Antasari” untuk tidak hanya menjaga posisi di peringkat ketiga, tetapi juga untuk memangkas jarak poin dengan PSS Sleman dan Persipura Jayapura. Saat ini, Barito Putera mengoleksi 37 poin dari 19 pertandingan, yang terdiri dari 11 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 4 kekalahan, dengan selisih gol +14. Mereka tertinggal tiga angka dari Persipura dan dua poin dari PSS Sleman. Kemenangan atas Kendal Tornado FC akan membawa mereka mendekat ke puncak klasemen dan menjaga asa untuk bersaing di papan atas.
Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra alias Teco, menegaskan bahwa timnya dalam kondisi siap tempur. “Kami punya persiapan bagus. Setelah perjalanan jauh, kami langsung latihan. Semua pemain sudah tahu kondisi tim saat ini,” ujar Teco dalam konferensi pers sebelum laga. Ia mengakui bahwa timnya sempat mengalami beberapa laga tanpa kemenangan, terutama saat bermain tandang. Namun, bermain di kandang sendiri memberikan motivasi tambahan. “Besok kami main di rumah. Sangat penting suporter datang ke stadion untuk kasih semangat. Mudah-mudahan kami bisa main lebih bagus, dan yang paling penting tentu hasil,” ucap Teco.
Teco juga menyoroti ketatnya persaingan di papan atas, di mana selisih poin antar tim sangat tipis. “Dua tim pasti punya semangat untuk menang. Tapi yang paling penting kami fokus ke permainan sendiri, fokus pada kualitas tim kami,” katanya. Kendati demikian, Barito Putera harus menghadapi laga ini tanpa dua bek senior mereka, Fabiano dan Haudi Abdillah, yang terkena akumulasi kartu kuning. Namun, Teco optimis bahwa pemain pengganti dapat memberikan kontribusi yang sama. “Fabiano pemain bagus dan punya pengalaman. Tapi sudah beberapa pertandingan juga dia tidak main. Kami sudah siapkan pemain lain dengan kualitas yang sama,” jelasnya. Catatan menunjukkan Barito masih memiliki dua bek tengah, Yuswanto Aditya dan Iqbal Gwijangge, yang siap mengisi kekosongan tersebut.
Sorotan pada Lini Depan dan Ambisi Promosi
Selain masalah di lini pertahanan, sorotan juga tertuju pada lini depan Barito Putera yang belakangan dinilai kurang tajam. Coach Teco meminta para penyerangnya untuk tampil lebih tenang dan percaya diri dalam penyelesaian akhir. “Semua pemain depan pasti mau cetak gol. Mereka harus lebih tenang dan percaya diri. Itu yang sangat penting,” ucapnya. Pemain Barito, Alexandro Ferreira, menambahkan bahwa tim telah melakukan evaluasi menyeluruh usai laga terakhir. “Kami punya persiapan bagus. Kami sudah evaluasi kekurangan di pertandingan terakhir dan sudah perbaiki. Kami siap untuk dapatkan kemenangan,” katanya.
Laga melawan Kendal Tornado FC diprediksi akan berjalan sengit. Dengan jarak poin yang tipis dan ambisi promosi yang sama-sama besar, duel ini menjadi sangat penting bagi kedua tim. Tambahan tiga poin menjadi harga mati bagi Barito Putera, tidak hanya untuk menjaga posisi di papan atas, tetapi juga untuk membuka peluang menggeser PSS Sleman dan Persipura Jayapura. Di sisi lain, hasil maksimal juga akan menjauhkan ancaman dari Kendal Tornado FC yang hanya terpaut satu poin di bawah mereka. Kemenangan ini akan menjadi modal berharga bagi Barito Putera dalam mengarungi sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025-2026 dan mewujudkan mimpi promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Perlu dicatat bahwa klasemen ini sangat berpotensi kembali bergeser dalam waktu dekat. Keberhasilan Barito Putera memenangkan pertandingan melawan Kendal Tornado FC akan secara langsung mempengaruhi peta persaingan di papan atas. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat berharga, dan tim-tim yang mampu konsisten meraih kemenangan akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih tiket promosi.

















