Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, telah berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final Indonesia Masters 2026. Kemenangan dramatis diraih atas wakil Malaysia, Nur Moh Azriyn Ayub dan Tan Wee Klong, pada hari Kamis, 22 Januari 2026. Pertandingan yang menyita perhatian ini berlangsung di arena legendaris Istora Senayan, Jakarta, dan berakhir dengan skor akhir 19-21, 21-16, dan 21-17 untuk keunggulan pasangan tuan rumah.
Jalannya Pertandingan yang Penuh Ketegangan
Babak pertama pertandingan memperlihatkan dominasi awal dari Sabar/Reza, yang sempat memimpin dengan selisih tiga poin, 19-16. Namun, momentum berbalik secara dramatis di penghujung gim. Ketika hanya terpaut dua poin dari kemenangan, konsentrasi Sabar/Reza tampak menurun, memungkinkan pasangan Malaysia untuk bangkit dan meraih lima poin beruntun. Kehilangan momentum krusial ini berujung pada kekalahan di gim pertama dengan skor tipis 19-21.
Memasuki gim kedua, Sabar/Reza menunjukkan mental juang yang luar biasa dengan bangkit dari ketertinggalan. Mereka memulai gim ini dengan rentetan tiga poin tanpa balas, membangun keunggulan yang sulit dikejar oleh lawan. Pada kedudukan 16-10, pasangan Malaysia sempat memberikan perlawanan sengit dengan mengumpulkan lima poin berturut-turut, menipiskan jarak menjadi 16-15. Namun, Sabar/Reza berhasil mengendalikan situasi dan menutup gim kedua dengan skor 21-16, memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Gim ketiga menjadi saksi pertarungan yang sangat ketat dan mendebarkan. Kedua pasangan saling kejar-mengejar poin hingga kedudukan 18-17. Dalam momen krusial ini, Sabar/Reza menunjukkan ketenangan dan determinasi yang tinggi. Mereka berhasil mengamankan tiga poin terakhir secara beruntun, memastikan kemenangan dalam gim penentuan dengan skor 21-17 dan melangkah ke babak selanjutnya.
Evaluasi dan Strategi Tim
Moh Reza Pahlevi Isfahani memberikan analisis mendalam mengenai faktor kekalahan di gim pertama. Ia mengakui bahwa timnya sempat bermain terlalu reaktif dan terlalu banyak menunggu bola dari lawan. “Di game pertama, kami sempat terlalu menunggu dan di poin-poin akhir, fokus kami menurun, itu yang membuat kami kalah,” ungkap Reza, seperti yang dikutip dari keterangan tim media Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Kamis, 22 Januari 2026. Penurunan fokus di momen-momen krusial terbukti menjadi celah yang dimanfaatkan oleh pasangan Malaysia.
Menyadari kesalahan tersebut, Reza menjelaskan bahwa di gim kedua, ia dan Sabar melakukan penyesuaian strategi yang signifikan. “Lebih berani mengambil inisiatif dan akhirnya membalikkan keadaan,” ujar Reza, menyoroti perubahan pendekatan timnya. Keberanian untuk mengambil kendali permainan dan tidak ragu menyerang menjadi kunci keberhasilan mereka untuk membalikkan momentum dan mengamankan kemenangan di gim kedua. Perubahan taktik ini menunjukkan kedewasaan dan kemampuan adaptasi yang baik dari pasangan ganda putra Indonesia.
Kemenangan ini memiliki makna yang sangat besar bagi Sabar/Reza, terutama mengingat kondisi fisik Sabar yang tidak sepenuhnya prima selama pertandingan. Pada gim ketiga, Sabar mengalami masalah kesehatan berupa mimisan dan rasa pusing yang cukup mengganggu, terutama saat jeda interval. Meskipun demikian, ia tetap berjuang keras bersama Reza, menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk menyelesaikan pertandingan dan meraih kemenangan. Perjuangan ekstra ini semakin menambah nilai dari pencapaian mereka.
Menghadapi Tantangan Berikutnya di Perempat Final
Dengan kemenangan ini, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang merupakan unggulan kelima dalam turnamen ini, akan melanjutkan perjuangan mereka di perempat final Indonesia Masters 2026. Lawan yang akan mereka hadapi adalah pasangan kuat lainnya dari Malaysia, yaitu Man Wei Chong dan Kai Wun Tee. Rekor pertemuan kedua pasangan ini menunjukkan dominasi pasangan Indonesia, di mana dari enam kali pertemuan sebelumnya, Sabar/Reza berhasil memenangkan lima di antaranya. Catatan positif ini tentu menjadi modal berharga bagi Sabar/Reza untuk menghadapi pertandingan selanjutnya dan berupaya melaju lebih jauh di turnamen bergengsi ini.
Pilihan Editor: Sejauh Mana Regenerasi Atlet Renang Indonesia


















