| Timnas Futsal Indonesia | Timnas Futsal Iran |
|---|---|
| Ahmad Habibie (GK) | Bagher Mohammadi (GK) |
| Ardiansyah Nur | Mohammadreza Sangsefidi |
| Ardiansyah Runtuboy | Moslem Oladghobad |
| Firman Adriansyah | Salar Aghapour |
| Evan Soumilena | Saeid Ahmad Abbasi |
Bagi masyarakat Indonesia yang tidak bisa hadir langsung di Indonesia Arena, pertandingan ini dapat disaksikan melalui berbagai platform siaran langsung. MNCTV akan menyiarkan laga ini secara free-to-air, sementara layanan streaming seperti Vision+ dan RCTI+ akan menyediakan akses digital bagi penonton di seluruh penjuru negeri. Selain itu, kanal YouTube resmi Federasi Futsal Indonesia (FFI) biasanya juga menyediakan pembaruan dan konten eksklusif seputar jalannya pertandingan. Antusiasme yang tinggi diharapkan mampu memberikan energi positif bagi para pemain untuk tampil habis-habisan demi lambang Garuda di dada.
Secara historis, laga melawan Iran selalu menjadi tembok besar bagi Indonesia. Namun, melihat progres yang ditunjukkan selama fase grup hingga semifinal, banyak pengamat meyakini bahwa tahun 2026 adalah waktu yang tepat bagi Indonesia untuk meruntuhkan dominasi tersebut. Jika berhasil menang, Indonesia tidak hanya akan membawa pulang trofi dan potensi bonus miliaran rupiah, tetapi juga akan mencatatkan diri sebagai negara kedua dari Asia Tenggara setelah Thailand yang mampu menembus dominasi Iran dan Jepang di kancah futsal Asia. Pertandingan ini bukan sekadar laga final biasa; ini adalah pertarungan harga diri bangsa di panggung olahraga internasional.
Head to Head Historis Indonesia vs Iran:
- Piala Asia Futsal 2022 (Fase Grup): Iran 5 – 0 Indonesia
- Piala Asia Futsal 2014 (Fase Grup): Iran 5 – 1 Indonesia
- Piala Asia Futsal 2010 (Fase Grup): Iran 4 – 2 Indonesia
- Piala Asia Futsal 2006 (Fase Grup): Iran 20 – 1 Indonesia
Meskipun data statistik masa lalu menunjukkan keunggulan mutlak bagi Iran, perkembangan futsal modern di Indonesia yang didukung oleh liga profesional yang sehat dan manajemen tim nasional yang lebih baik telah memperkecil kesenjangan tersebut. Publik sepak bola nasional kini menanti dengan penuh harap, apakah Indonesia Arena akan menjadi saksi bisu lahirnya juara baru Asia, ataukah Iran akan kembali memperpanjang rekor kemenangan mereka di tanah air.

















