Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, secara resmi telah memulai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem perangkat keras mereka untuk tahun 2026 dengan mendaftarkan sejumlah perangkat flagship terbaru ke dalam basis data resmi Global System for Mobile Communications Association (GSMA). Pendaftaran ini bukan sekadar prosedur administratif rutin, melainkan sinyal kuat bagi industri teknologi global bahwa peluncuran generasi penerus tablet dan jam tangan pintar premium Samsung sudah berada di depan mata. Langkah ini mencakup identifikasi formal untuk empat perangkat utama yang diprediksi akan mendominasi pasar kelas atas, yakni Samsung Galaxy Tab S12 Plus 5G, Galaxy Tab S12 Ultra 5G, Galaxy Watch 9, dan yang paling dinantikan, Galaxy Watch Ultra 2. Dengan munculnya nomor model resmi dalam basis data IMEI, para analis meyakini bahwa Samsung tengah mempercepat siklus produksi guna memastikan ketersediaan unit tepat waktu untuk ajang Galaxy Unpacked yang sangat dinantikan pada kuartal pertama tahun ini.
Meskipun saat ini sorotan utama publik dan media teknologi dunia tertuju pada bocoran seri ponsel pintar Galaxy S26 yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat, kemunculan data sertifikasi GSMA ini menegaskan bahwa Samsung tetap fokus menjaga dominasinya di segmen tablet dan perangkat sandang (wearable). Keberadaan empat perangkat baru tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai peta jalan produk Samsung, di mana perusahaan tampaknya ingin menyelaraskan peluncuran perangkat pendukung dengan peluncuran ponsel flagship mereka. Dalam daftar sertifikasi tersebut, terungkap bahwa Samsung tetap mempertahankan struktur hierarki produk yang sudah mapan, namun dengan penekanan lebih besar pada konektivitas 5G dan integrasi ekosistem yang lebih dalam. Hal ini terlihat dari pemilihan varian yang didaftarkan, yang secara khusus menyasar segmen pengguna profesional dan antusias teknologi yang membutuhkan performa komputasi tinggi dalam format portabel.
Evolusi Tablet Flagship: Kehadiran Galaxy Tab S12 Plus dan Ultra 5G
Mengacu pada laporan mendalam yang dirilis oleh Android Authority pada Selasa, 3 Februari 2026, basis data GSMA secara eksplisit mencantumkan dua model tablet paling bertenaga dari Samsung. Perangkat pertama adalah Galaxy Tab S12 Plus 5G yang terdaftar dengan nomor model SM-X846B, sementara kasta tertinggi dalam lini ini, Galaxy Tab S12 Ultra 5G, mengusung nomor model SM-X946B. Kehadiran varian Ultra dengan kode “X946B” mengindikasikan bahwa Samsung tidak akan melakukan kompromi pada spesifikasi teknis, kemungkinan besar membawa peningkatan pada teknologi panel layar AMOLED yang lebih hemat daya namun lebih cerah, serta penggunaan chipset fabrikasi terbaru yang mampu menangani tugas multitasking berat. Penggunaan akhiran “B” pada nomor model tersebut juga mengonfirmasi bahwa perangkat ini adalah versi global yang akan didistribusikan secara luas di berbagai pasar internasional, termasuk Asia dan Eropa, dengan dukungan penuh terhadap spektrum jaringan 5G global yang lebih luas dan stabil.
Lebih jauh lagi, strategi penamaan Galaxy Tab S12 Series ini menunjukkan konsistensi Samsung dalam menawarkan opsi bagi pengguna yang membutuhkan layar besar untuk produktivitas. Galaxy Tab S12 Ultra diprediksi akan tetap mempertahankan ukuran layar masif yang menjadi ciri khasnya, namun dengan bezel yang lebih tipis dan integrasi S-Pen yang memiliki latensi lebih rendah. Sementara itu, varian Plus diposisikan sebagai titik tengah yang ideal bagi konsumen yang menginginkan performa flagship namun dalam form factor yang sedikit lebih kompak. Munculnya kedua tablet ini dalam basis data IMEI secara bersamaan menunjukkan bahwa Samsung kemungkinan besar akan merilis keduanya secara serentak, menghindari jeda waktu rilis antar varian yang seringkali membingungkan konsumen. Analis industri memprediksi bahwa tablet ini akan menjadi standar baru dalam kategori tablet Android, menantang dominasi kompetitor utama dengan fitur-fitur eksklusif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang lebih canggih.
Transformasi Wearable: Galaxy Watch 9 dan Debut Galaxy Watch Ultra 2
Beralih ke sektor perangkat wearable yang kian kompetitif, tangkapan layar dari basis data GSMA mengungkap detail yang sangat menarik mengenai masa depan lini jam tangan pintar Samsung. Galaxy Watch 9, yang akan menjadi standar baru jam tangan pintar mainstream bagi pengguna Android, tercatat menggunakan nomor model SM-L345U. Kode “U” di akhir nomor model tersebut biasanya merujuk pada varian untuk pasar Amerika Serikat, namun secara teknis spesifikasinya tidak akan jauh berbeda dengan versi global. Galaxy Watch 9 diharapkan membawa pembaruan pada sensor kesehatan, termasuk pemantauan metrik tubuh yang lebih presisi dan daya tahan baterai yang lebih optimal berkat efisiensi perangkat lunak One UI Watch terbaru yang berbasis pada sistem operasi Wear OS generasi selanjutnya. Fokus Samsung pada model ini tampaknya tetap pada keseimbangan antara gaya hidup aktif dan fungsionalitas cerdas sehari-hari.
Namun, kejutan terbesar justru datang dari penamaan model varian tertinggi dari lini jam tangan mereka. Berdasarkan data yang sama, penerus dari Galaxy Watch Ultra generasi pertama dipastikan akan mengusung nama resmi Galaxy Watch Ultra 2 dengan nomor model SM-L716U. Keputusan Samsung untuk menyematkan angka “2” pada nama model ini dinilai sebagai langkah strategis yang sangat signifikan. Pada tahun sebelumnya, Samsung memilih untuk tidak menggunakan penomoran pada seri Ultra, namun kembalinya skema penomoran ini mengindikasikan adanya perubahan filosofi desain atau peningkatan spesifikasi yang sangat drastis sehingga layak disebut sebagai generasi kedua yang berbeda secara fundamental. Galaxy Watch Ultra 2 diprediksi akan menggunakan material titanium kelas militer yang lebih ringan namun lebih kuat, serta fitur navigasi luar ruangan yang lebih canggih untuk menyasar para atlet ekstrem dan penggemar aktivitas outdoor profesional.
Sinkronisasi Peluncuran dan Strategi Ekosistem Samsung 2026
Meskipun hingga saat ini Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tanggal pasti peluncuran perangkat-perangkat tersebut, pola historis perusahaan memberikan petunjuk yang cukup akurat bagi para pengamat teknologi. Biasanya, terdapat jeda waktu sekitar enam hingga tujuh bulan antara kemunculan perangkat di basis data GSMA IMEI dan waktu rilis resminya ke pasar ritel. Namun, mengingat persaingan yang semakin ketat, ada spekulasi kuat bahwa Samsung mungkin akan mempercepat jadwal peluncuran tersebut untuk bertepatan dengan event Galaxy Unpacked 2026 yang diperkirakan akan digelar pada 25 Februari. Jika prediksi ini akurat, maka Galaxy Tab S12 Series dan Galaxy Watch Ultra 2 akan diperkenalkan bersamaan dengan seri Galaxy S26 dan Galaxy Buds 4, menciptakan sebuah peluncuran ekosistem besar-besaran yang dirancang untuk mengunci loyalitas pengguna dalam satu ekosistem perangkat yang saling terintegrasi.
Laporan terbaru dari berbagai sumber industri, termasuk Smartprix, mengonfirmasi bahwa fokus dunia teknologi kini telah beralih dari sekadar ponsel pintar ke perangkat pendukung yang lebih ambisius. Samsung tampaknya menyadari bahwa pertumbuhan pasar tablet dan smartwatch premium sangat bergantung pada inovasi yang berkelanjutan. Dengan mendaftarkan Galaxy Tab S12 dan Galaxy Watch Ultra 2 jauh-jauh hari, Samsung memberikan jaminan kepada investor dan konsumen bahwa mereka memiliki lini produk yang solid untuk menghadapi tahun fiskal 2026. Keberadaan empat perangkat flagship ini dalam daftar sertifikasi global bukan hanya sekadar bocoran teknis, melainkan pernyataan ambisi Samsung untuk tetap menjadi pemimpin pasar di tengah gempuran inovasi dari para pesaing global. Kini, publik hanya tinggal menunggu pengumuman resmi untuk melihat bagaimana perangkat-perangkat ini akan mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
















