Antusiasme masyarakat Jawa Timur dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menunjukkan tren yang sangat positif, di mana PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan pemesanan tiket yang signifikan untuk periode libur panjang tersebut. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 60.515 tiket kereta api telah ludes terjual untuk keberangkatan antara Jumat, 13 Februari hingga Selasa, 17 Februari 2026. Lonjakan ini dipicu oleh keinginan masyarakat untuk memanfaatkan momentum libur nasional dan cuti bersama guna berkumpul dengan keluarga atau berwisata ke berbagai destinasi unggulan di Pulau Jawa. KAI Daop 8 Surabaya telah melakukan persiapan matang dengan menyiagakan armada terbaiknya guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik selama periode perayaan tahun baru lunar ini.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa manajemen telah memetakan pola pergerakan penumpang secara mendalam. Berdasarkan analisis data pemesanan, puncak arus keberangkatan diprediksi akan terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026, di mana ribuan penumpang akan memadati stasiun-stasiun utama untuk memulai perjalanan liburan mereka. Sementara itu, arus balik diproyeksikan mulai menunjukkan peningkatan volume yang masif pada Selasa, 17 Februari 2026, seiring dengan berakhirnya masa libur panjang. Meskipun angka penjualan telah menembus angka 60 ribu, Mahendro menekankan bahwa ketersediaan tempat duduk masih mencukupi bagi masyarakat yang baru akan merencanakan perjalanan mereka dalam waktu dekat.
Strategi Operasional dan Kapasitas Kursi Daop 8 Surabaya
Guna mengakomodasi lonjakan permintaan yang terus meningkat, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan sebanyak 55 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan tidak ada penumpukan penumpang serta memberikan fleksibilitas waktu bagi para pelanggan. Dengan jumlah perjalanan yang intensif tersebut, total kapasitas yang disediakan mencapai sekitar 29.000 tempat duduk per hari. Jika diakumulasikan selama periode libur Imlek lima hari tersebut, tersedia lebih dari 145.000 kursi yang siap mengantarkan penumpang ke berbagai kota tujuan. KAI memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana, mulai dari lokomotif hingga gerbong kereta, telah melalui proses pemeriksaan kelaikan (ramp check) yang ketat demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang.
Selain fokus pada periode jangka pendek libur Imlek, tren pemesanan tiket di wilayah Daop 8 Surabaya secara keseluruhan juga menunjukkan angka yang fantastis. Dalam catatan internal perusahaan, total tiket yang telah terjual untuk kombinasi periode libur Imlek dan menyongsong Lebaran 2026 telah mencapai 176.362 tiket. Angka ini membuktikan bahwa kereta api masih menjadi pilihan moda transportasi utama bagi masyarakat karena ketepatan waktu, kenyamanan, dan jangkauan rute yang luas. KAI terus memantau dinamika penjualan tiket secara real-time untuk menentukan apakah diperlukan penambahan gerbong atau pengoperasian kereta api tambahan (KLB) jika permintaan di relasi tertentu melampaui kapasitas reguler yang tersedia.
Destinasi Favorit dan Layanan Kereta Api Unggulan
Mobilitas penumpang selama libur Imlek 2026 ini didominasi oleh rute-rute jarak jauh yang menghubungkan Surabaya dengan pusat-pusat ekonomi dan pariwisata di Pulau Jawa. Beberapa kota tujuan utama yang menjadi favorit pelanggan meliputi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Selain itu, untuk rute menengah dan pendek, permintaan tinggi juga terlihat pada relasi menuju Jember, Banyuwangi, dan Malang. KAI Daop 8 Surabaya mencatat ada beberapa rangkaian kereta api yang menjadi primadona dan paling cepat dipesan oleh masyarakat, di antaranya:
- Kereta Api Airlangga: Melayani relasi Surabaya Pasarturi – Pasar Senen (Jakarta) dengan tarif ekonomi yang terjangkau.
- Kereta Api Probowangi: Menjadi andalan untuk masyarakat yang menuju arah timur, yakni relasi Surabaya Gubeng – Ketapang (Banyuwangi).
- Kereta Api Sancaka: Menghubungkan Surabaya Gubeng dengan Yogyakarta secara cepat dan efisien.
- Kereta Api Jayabaya: Melayani rute unik yang menghubungkan Malang, Surabaya, hingga Jakarta melalui jalur utara.
- Kereta Api Malabar: Pilihan utama bagi penumpang yang ingin menuju Bandung dari Malang atau Surabaya.
Tingginya minat pada kereta-kereta tersebut menunjukkan bahwa masyarakat sangat menghargai variasi layanan yang ditawarkan KAI, mulai dari kelas Ekonomi, Bisnis, hingga Eksekutif. Setiap kelas layanan tetap mengedepankan standar pelayanan minimum yang berkualitas, termasuk fasilitas pendingin udara (AC), stop kontak di setiap kursi, serta kebersihan toilet dan restorasi di dalam kereta yang terus terjaga selama perjalanan.
Simpul Konektivitas: Tiga Stasiun Utama dengan Mobilitas Tertinggi
Dalam operasionalnya, KAI Daop 8 Surabaya mengandalkan tiga stasiun besar sebagai simpul konektivitas utama yang melayani ribuan penumpang setiap harinya. Ketiga stasiun tersebut adalah Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, dan Stasiun Malang. Stasiun Surabaya Gubeng berperan sebagai pusat keberangkatan untuk kereta api jalur selatan dan timur, sementara Surabaya Pasarturi menjadi gerbang utama bagi perjalanan melalui jalur utara menuju Jakarta. Stasiun Malang sendiri menjadi titik keberangkatan penting bagi wisatawan dan masyarakat di wilayah Malang Raya yang ingin bepergian ke arah barat maupun timur.
Manajemen KAI telah menyiagakan personel tambahan di stasiun-stasiun tersebut, mulai dari petugas pelayanan pelanggan (customer service mobile), petugas keamanan (Polsuska), hingga tenaga medis untuk memberikan bantuan jika diperlukan. Penataan alur penumpang di area boarding juga dilakukan secara lebih sistematis guna menghindari antrean panjang yang dapat mengganggu kenyamanan. Fasilitas pendukung di stasiun seperti ruang tunggu yang luas, area bermain anak, hingga pojok baca juga dipastikan berfungsi dengan baik untuk memberikan pengalaman menunggu yang menyenangkan bagi para calon penumpang.
Mahendro Trang Bawono juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat agar memanfaatkan teknologi dalam proses transaksi tiket. Penggunaan aplikasi Access by KAI sangat disarankan karena menawarkan kemudahan dalam memilih jadwal, posisi tempat duduk, hingga proses pembatalan atau perubahan jadwal secara mandiri tanpa harus datang ke stasiun. Selain itu, pembelian melalui website resmi kai.id maupun mitra penjualan resmi lainnya juga tetap dilayani. Dengan melakukan pemesanan tiket lebih awal, masyarakat dapat menghindari risiko kehabisan tempat duduk pada tanggal-tanggal favorit serta dapat merencanakan anggaran perjalanan dengan lebih matang.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepuasan pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya juga terus melakukan inovasi dalam hal fasilitas digital, seperti fitur e-boarding pass yang memungkinkan penumpang masuk ke peron hanya dengan memindai kode QR di ponsel mereka. Hal ini tidak hanya mempercepat proses verifikasi, tetapi juga mendukung gerakan ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas. Dengan segala persiapan yang komprehensif ini, KAI Daop 8 Surabaya optimis dapat memberikan layanan transportasi yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek 2026.
















