Bali Dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026 oleh TripAdvisor
Gubernur Bali, Wayan Koster, dengan bangga mengumumkan bahwa provinsi yang dipimpinnya telah meraih peringkat pertama sebagai World’s Best Destination 2026. Penghargaan prestisius ini diberikan dalam ajang Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor, sebuah pengakuan global yang sangat diidamkan.
Koster menyatakan kegembiraannya yang luar biasa atas capaian ini, terutama mengingat predikat destinasi wisata terbaik dunia berhasil diraih Bali meskipun sepanjang tahun 2025 kerap digoyang oleh berbagai isu miring. “Bali di posisi nomor satu dari 10 top destinasi dunia, Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah,” tegasnya di Denpasar, Sabtu, 17 Januari 2026. Ia menambahkan bahwa isu-isu seperti sampah, kemacetan, hingga sepinya kunjungan ternyata tidak mampu menggoyahkan posisi Bali di mata dunia.
Kekuatan Pariwisata Berbasis Budaya, Tradisi, Seni, dan Alam
Keberhasilan Bali menduduki peringkat teratas ini bukanlah kebetulan. Pemerintah Provinsi Bali menilai bahwa capaian ini adalah buah dari ketahanan pariwisata Bali yang kuat dengan fondasi budaya, tradisi, seni, dan alamnya yang otentik. Wayan Koster berulang kali menekankan bahwa kekuatan inilah yang membedakan Bali dari destinasi lain di seluruh dunia, menjadikannya tak tergantikan.
Dalam ajang Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor, Bali berhasil mengungguli kota-kota besar dan destinasi populer lainnya di dunia, termasuk London, Dubai, Hanoi, Paris, Roma, Marrakesh, Bangkok, Kreta, dan New York. Ini menandakan pengakuan global yang mendalam terhadap daya tarik unik Pulau Dewata.
Pengakuan Global yang Kredibel, Bukan Sekadar Pencitraan
Gubernur Koster menegaskan bahwa posisi Bali sebagai peringkat satu dunia bukanlah hasil dari pencitraan semata. Penghargaan ini merupakan refleksi dari pengalaman riil jutaan wisatawan yang datang langsung ke Bali dan memberikan ulasan objektif selama satu tahun terakhir. TripAdvisor, sebagai platform ulasan terkemuka, menilai destinasi berdasarkan masukan langsung dari para pelancong, sehingga penghargaan ini memiliki bobot dan kredibilitas yang sangat tinggi.
Predikat ini hanya dianugerahkan kepada kurang dari 1 persen destinasi di seluruh dunia yang memenuhi standar keunggulan tertinggi. Ini menunjukkan betapa istimewanya posisi Bali di kancah pariwisata global. Koster juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat Bali yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata pulau tersebut. Kerja keras kolektif inilah yang diapresiasi dunia, mengingat ini adalah kali pertama Bali menduduki peringkat pertama dalam sejarah daftar terbaik TripAdvisor.
Berbagai Kategori Penghargaan Lainnya yang Diraih Bali
Selain dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia secara keseluruhan, Bali juga meraih pengakuan global dalam berbagai kategori lainnya, memperkuat posisinya sebagai destinasi serbaguna yang mampu memenuhi beragam preferensi wisatawan:
- Peringkat pertama sebagai Honeymoon Destination (Destinasi Bulan Madu).
- Masuk dalam Top 10 Cultural Destination (Destinasi Budaya Terbaik).
- Terdaftar dalam Top 10 Solo Travel Destination (Destinasi Terbaik untuk Wisatawan Solo).
- Berada di Top 20 Trending Cities (Kota Paling Tren).
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, melalui unggahan di media sosialnya, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah representasi dari jutaan ulasan objektif para wisatawan mancanegara selama satu tahun terakhir. “Terpilihnya Bali sebagai destinasi wisata terbaik di dunia versi Tripadvisor menunjukkan bahwa Bali masih jadi magnet pariwisata dunia,” tulisnya.
Kementerian Pariwisata berkomitmen untuk memastikan pariwisata Bali akan terus tumbuh menjadi destinasi kelas dunia yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal Bali. “Kami ingin memastikan Bali terus tumbuh sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang memberi manfaat bagi masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan menginspirasi dunia,” ujarnya, menegaskan visi pariwisata berkelanjutan untuk masa depan Bali.


















