Aksara Lokal
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
  • Home
  • World
  • Opinion
  • Economy
  • Business
  • Culture
  • Politics
  • Lifestyle
    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Fokus Instan: 5 Jurus Ampuh Atasi Aktivitas Padat

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Awdella angkat kisah toxic relationship di single terbarunya Aku Juga Manusia

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy Valentine Mewah, Kado Rolex Ratusan Juta

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    Angel Karamoy: Kado Valentine Rolex Berlian Fantastis Ratusan Juta!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    30 Ucapan Valentine 2026 Paling Romantis: Bikin Doi Meleleh!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Gen Z Aktif? Sepatu Nyaman Kunci Produktivitas Hingga Malam!

    Trending Tags

    • COVID-19
    • Donald Trump
    • Pandemic
    • Bill Gates
    • Corona Virus
  • Tech
No Result
View All Result
Aksara Lokal
No Result
View All Result
Home World

Israel Sita Tepi Barat: Properti Palestina Jadi Milik Negara

aksaralokal by aksaralokal
February 27, 2026
Reading Time: 4 mins read
0
Israel Sita Tepi Barat: Properti Palestina Jadi Milik Negara

#image_title

Sebuah langkah kontroversial yang berpotensi mengubah lanskap politik dan hukum di wilayah Palestina, Pemerintah Israel dilaporkan telah menyetujui proposal signifikan untuk mendaftarkan wilayah luas di Tepi Barat yang diduduki sebagai “properti negara.” Keputusan ini, yang pertama kali terjadi sejak pendudukan Israel atas wilayah tersebut dimulai pada tahun 1967, telah memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak, termasuk Kepresidenan Palestina, komunitas internasional, dan kelompok hak asasi manusia. Proposal ini diajukan oleh tokoh-tokoh kunci dalam pemerintahan sayap kanan jauh Israel, yang secara terbuka menyatakan ambisi mereka untuk memperluas kontrol dan pengaruh di seluruh wilayah tersebut. Lantas, apa implikasi mendalam dari keputusan ini terhadap status hukum Tepi Barat, hak-hak warga Palestina, dan prospek perdamaian di kawasan yang bergejolak ini?

RELATED POSTS

Trump Kirim Armada Perang ke Timur Tengah, Iran Terancam

Ogah Bersaksi, Pacar Epstein Malah Minta Pengampunan Donald Trump

Charles Dukung Andrew: Skandal Epstein Memanas!


Revolusi Permukiman dan Pendaftaran Tanah Negara: Ambisi Israel di Tepi Barat

Keputusan Pemerintah Israel untuk mendaftarkan wilayah luas di Tepi Barat yang diduduki sebagai “properti negara” merupakan sebuah gerakan strategis yang dipimpin oleh para menteri sayap kanan jauh. Laporan dari penyiar publik Israel, Kan, pada hari Minggu, mengidentifikasi Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Kehakiman Yariv Levin, dan Menteri Pertahanan Israel Katz sebagai pengusul utama proposal ini. Pernyataan tegas dari Menteri Smotrich, yang dilansir oleh Al Jazeera pada hari Senin (16/2), menggarisbawahi agenda di balik langkah ini: “Kami melanjutkan revolusi permukiman untuk menguasai seluruh tanah kami.” Pernyataan ini secara gamblang menunjukkan niat untuk mengkonsolidasikan klaim Israel atas wilayah yang diduduki, melebihi sekadar kebutuhan keamanan.

Implikasi dari pendaftaran tanah ini sangat mendalam. Sebagian besar tanah di Palestina, terutama di Tepi Barat, belum terdaftar secara resmi karena proses pendaftaran yang panjang, rumit, dan terhenti sejak pendudukan Israel dimulai pada tahun 1967. Pendaftaran tanah secara resmi menetapkan kepemilikan permanen. Dengan menetapkan tanah-tanah ini sebagai “properti negara,” Israel secara efektif mengklaim hak atas lahan tersebut, yang berpotensi digunakan untuk perluasan permukiman Yahudi atau tujuan strategis lainnya. Hal ini bertentangan langsung dengan hukum internasional, yang secara tegas menyatakan bahwa kekuatan pendudukan tidak boleh menyita atau menduduki tanah di wilayah yang diduduki. Pendaftaran ini dapat diartikan sebagai upaya untuk melegitimasi dan mengukuhkan pendudukan serta aneksasi de facto wilayah Palestina.

Kecaman Internasional dan Penolakan Palestina: Ancaman terhadap Solusi Dua Negara

Langkah Israel ini tidak luput dari kecaman keras. Kepresidenan Palestina dengan tegas mengecam keputusan tersebut, menggambarkannya sebagai “eskalasi serius.” Dalam pernyataan yang dirilis oleh kantor berita Palestina, Wafa, Kepresidenan Palestina menegaskan bahwa tindakan Israel ini pada dasarnya membatalkan perjanjian yang telah ditandatangani sebelumnya dan jelas bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Penegasan ini menyoroti pelanggaran terang-terangan terhadap kerangka hukum internasional dan perjanjian bilateral yang telah ada, yang menjadi dasar dari upaya perdamaian selama ini.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel Katz memberikan justifikasi yang berbeda untuk langkah tersebut, menggambarkannya sebagai “langkah keamanan dan tata kelola yang esensial untuk memastikan kontrol, penegakan, dan kebebasan bertindak penuh bagi Negara Israel di wilayah tersebut,” sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar The Jerusalem Post. Argumen ini mengaitkan pendaftaran tanah dengan kepentingan keamanan nasional Israel, namun dikritik oleh banyak pihak sebagai dalih untuk memperluas kendali atas wilayah Palestina. Pernyataan ini juga mengindikasikan adanya koordinasi antara berbagai kementerian kunci dalam pemerintahan Israel untuk mendorong agenda ini.

Kecaman tidak hanya datang dari pihak Palestina. Komunitas internasional, termasuk negara-negara Arab dan kelompok anti-pendudukan Israel, serta pemerintah Indonesia, telah secara terbuka mengutuk langkah-langkah baru yang disetujui oleh kabinet pemerintah Israel. Kekhawatiran utama yang diungkapkan adalah bahwa tindakan ini semakin memperburuk konflik Israel dan Palestina serta secara signifikan merusak prospek solusi dua negara. Pembangunan ribuan unit apartemen baru di Tepi Barat yang juga disetujui oleh Kabinet Keamanan Israel, yang dipromosikan oleh Smotrich dan Katz, dikritik karena dianggap akan memecah wilayah Palestina lebih lanjut, membuat pembentukan negara Palestina yang merdeka dan layak menjadi semakin mustahil. Langkah-langkah ini, termasuk pendaftaran tanah negara dan pembangunan permukiman baru, secara kolektif dilihat sebagai upaya aneksasi de facto yang semakin mengikis harapan perdamaian.

Implikasi Hukum dan Kemanusiaan: Pelanggaran Hak dan Ketidakpastian Masa Depan

Pendaftaran tanah Tepi Barat sebagai “properti negara” memiliki implikasi hukum yang sangat signifikan. Secara historis, status kepemilikan tanah di wilayah pendudukan sering kali menjadi sumber sengketa dan ketegangan. Dengan mendaftarkan tanah ini sebagai milik negara Israel, Israel secara efektif mengubah status hukum ribuan hektar lahan yang sebelumnya berada dalam ketidakpastian hukum atau di bawah yurisdiksi Palestina. Hal ini dapat membuka jalan bagi penggusuran warga Palestina dari tanah mereka, penyitaan lahan untuk pembangunan permukiman Yahudi, atau penggunaan lahan untuk tujuan militer dan infrastruktur Israel lainnya. Hukum internasional, khususnya Konvensi Jenewa Keempat, melarang kekuatan pendudukan untuk mengubah status quo wilayah yang diduduki dan merampas hak-hak penduduk asli.

Dari perspektif kemanusiaan, dampak dari langkah ini bisa sangat merusak bagi kehidupan warga Palestina. Pembatasan akses terhadap tanah, hilangnya sumber daya alam, dan fragmentasi wilayah dapat mengganggu mata pencaharian, keamanan pangan, dan kebebasan bergerak warga Palestina. Ketidakpastian hukum yang diciptakan oleh pendaftaran tanah ini juga dapat memperburuk situasi hak asasi manusia di Tepi Barat, di mana warga Palestina sudah menghadapi berbagai bentuk diskriminasi dan pembatasan oleh otoritas pendudukan. Laporan-laporan dari berbagai organisasi hak asasi manusia secara konsisten menyoroti pelanggaran hak-hak warga Palestina akibat kebijakan Israel di wilayah pendudukan, dan langkah baru ini kemungkinan akan menambah daftar panjang pelanggaran tersebut.

Perkembangan Terkini dan Prospek Masa Depan

Keputusan Israel untuk mendaftarkan wilayah luas di Tepi Barat sebagai “properti negara” bukanlah insiden terisolasi, melainkan bagian dari tren yang lebih luas dari kebijakan Israel yang memperkuat kontrol atas wilayah pendudukan dan memperluas permukiman Yahudi. Pekan sebelumnya, Kabinet Keamanan Israel telah menyetujui langkah-langkah lain yang mempermudah penyitaan tanah Palestina secara melawan hukum di Tepi Barat yang diduduki. Langkah-langkah ini, yang dipromosikan oleh menteri-menteri yang sama, menunjukkan adanya koordinasi dan agenda yang terarah untuk mengubah realitas di lapangan secara permanen.

Meskipun ada kecaman internasional dan penolakan dari pihak Palestina, pemerintah Israel tampaknya bergeming. Pernyataan dari para pejabat Israel, seperti yang dikutip oleh The Jerusalem Post, menunjukkan keyakinan bahwa langkah-langkah ini adalah “esensial” bagi keamanan dan kedaulatan Israel. Sikap ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang masa depan proses perdamaian. Dengan semakin sulitnya mewujudkan solusi dua negara, komunitas internasional menghadapi tantangan untuk mencari cara yang efektif guna menekan Israel agar mematuhi hukum internasional dan menghentikan kebijakan yang merusak prospek perdamaian. Tanpa perubahan signifikan dalam kebijakan Israel, dan tanpa tekanan internasional yang lebih kuat, wilayah Tepi Barat kemungkinan akan terus mengalami peningkatan ketegangan, ketidakpastian hukum, dan dampak kemanusiaan yang semakin buruk.

ShareTweetPin
aksaralokal

aksaralokal

Related Posts

Trump Kirim Armada Perang ke Timur Tengah, Iran Terancam
World

Trump Kirim Armada Perang ke Timur Tengah, Iran Terancam

February 24, 2026
Ogah Bersaksi, Pacar Epstein Malah Minta Pengampunan Donald Trump
World

Ogah Bersaksi, Pacar Epstein Malah Minta Pengampunan Donald Trump

February 21, 2026
Charles Dukung Andrew: Skandal Epstein Memanas!
World

Charles Dukung Andrew: Skandal Epstein Memanas!

February 20, 2026
Tegas! Hamas Tolak Tuntutan AS dan Israel untuk Lucuti Senjata
World

Tegas! Hamas Tolak Tuntutan AS dan Israel untuk Lucuti Senjata

February 18, 2026
Dokumen ini jadi bukti Jeffrey Epstein anggota Mossad, pernah dekat dengan PM Israel
World

Dokumen ini jadi bukti Jeffrey Epstein anggota Mossad, pernah dekat dengan PM Israel

February 15, 2026
FBI Ungkap Dugaan Mengejutkan: Epstein Agen Mossad?
World

FBI Ungkap Dugaan Mengejutkan: Epstein Agen Mossad?

February 15, 2026
Next Post
Vitor Pereira Jadi Juru Selamat Nottingham Forest dari Ancaman Degradasi

Vitor Pereira Jadi Juru Selamat Nottingham Forest dari Ancaman Degradasi

Mahalini Konser KOMA: Momen Haru Kembali Panggung & Keluarga

Mahalini Konser KOMA: Momen Haru Kembali Panggung & Keluarga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Panduan Lengkap Beasiswa Garuda 2026: Jadwal & Cara Daftar Gelombang 1-2

Panduan Lengkap Beasiswa Garuda 2026: Jadwal & Cara Daftar Gelombang 1-2

February 2, 2026
IHSG Sesi I Melesat ke 8.012, Tembus Rekor Tertinggi Baru

IHSG Sesi I Melesat ke 8.012, Tembus Rekor Tertinggi Baru

February 18, 2026
Barcelona Hadapi Dinginnya Praha Rebut Tiket 16 Besar Liga Champions

Barcelona Hadapi Dinginnya Praha Rebut Tiket 16 Besar Liga Champions

January 24, 2026

Popular Stories

  • Candaan Pandji Berujung Sanksi: Wajib Potong Babi di Toraja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Detik-detik Suami Anggota DPRD Jateng Ditembak OTK Terekam CCTV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AI Bertanggung Jawab: Kunci Masa Depan Teknologi Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Damkar Kota Bogor Tambah Armada Baru, Respon Darurat Lebih Cepat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelita Jaya 2026: Bank Jakarta Siap Dukung Penuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aksara Lokal

Rangkuman berita yang dikemas oleh penulis profesional dengan bantuan AI seperti yang dibicarakan oleh wapres

Recent Posts

  • Persita Bungkam PSBS Biak: Foto Momen Kemenangan Epik
  • PDIP Kecam Rencana Pengiriman TNI ke Gaza
  • Bocah Gantung Diri: Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Demak

Categories

  • Administrasi Pajak
  • Agama Spiritual
  • Arkeologi
  • Bea dan Cukai
  • Beasiswa Olahraga
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Bisnis
  • Bisnis Hewan Peliharaan
  • Budaya
  • Business
  • Cuaca
  • Culture
  • Economy
  • Edukasi Ketenagakerjaan
  • Energi
  • Etika Lingkungan
  • Game
  • Health
  • Hiburan
  • Horoskop
  • Hukum
  • Hukum Hiburan
  • Hukum Teknologi
  • Industri Hijau
  • Infrastruktur
  • Isu Sosial
  • Kebakaran Industri
  • Kecelakaan Lalu Lintas
  • Kecelakaan Maritim
  • Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Umum
  • Kedaulatan Digital
  • Keluarga
  • Kepatuhan Zakat
  • Keruntuhan Struktur
  • Keselamatan Penerbangan
  • Korupsi
  • Kriminal
  • Kripto
  • Lalu Lintas
  • Layanan Publik
  • Libur Nasional
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Media dan Jurnalistik
  • Misi Perdamaian
  • Mitigasi Bencana
  • News
  • Opinion
  • Otomotif
  • Paleontologi
  • Pangan dan Gizi
  • Pasar Modal
  • Pemulihan Bencana
  • Pencarian Orang Hilang
  • Pendidikan
  • Pertahanan Nasional
  • Pertambangan
  • Pertanian
  • Politics
  • Promo Belanja
  • Resiliensi Masyarakat
  • Sains
  • Seni Rupa
  • Sports
  • Tech
  • Transformasi Hidup
  • Travel
  • World

© 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • Subscription
  • Category
    • Business
    • Culture
    • Economy
    • Lifestyle
    • Travel
    • Opinion
    • Politics
    • Tech
    • World
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026